
Foto oleh Tim Media PP Babus Salam Mulyoharjo
JEPARA – Suasana penuh khidmat dan kehangatan menyelimuti Pondok Pesantren (Ponpes) Babus Salam, Mulyoharjo, Jepara, pada Sabtu (30/05/2026). Hari Tasyriq terakhir tersebut menjadi saksi pelaksanaan ibadah qurban yang istimewa, di mana jalinan silaturahmi lintas negara terwujud melalui penyembelihan hewan qurban dari keluarga donatur asal Batam dan Johor, Malaysia.
Kedatangan rombongan keluarga Bapak Arif, selaku donatur utama, disambut dengan antusiasme tinggi oleh segenap keluarga besar pesantren. Rombongan yang menempuh perjalanan panjang tersebut tiba di lokasi tepat pukul 13.15 WIB. Perjalanan mereka menuju Jepara pun terpantau lancar dengan pengawalan intensif dari Tim Kepolisian PATWAL, yang memberikan pengawalan khusus sejak keberangkatan dari Bandara Ahmad Yani, Semarang.
Gema Takbir Iringi Penyembelihan Dua Ekor Sapi
Rencana semula Tiba di lokasi, rangkaian acara segera dimulai dengan prosesi penyembelihan dua ekor sapi qurban. Prosesi yang dipimpin langsung oleh Ustadz pengasuh Ponpes Babus Salam ini berlangsung khusyuk. Suasana semakin syahdu saat ratusan santriwan, santriwati, serta para asatidz yang hadir serentak mengumandangkan gema takbir, mengiringi setiap tahapan penyembelihan hingga selesai. Akan tetapi karena ada keterlambatan dalam perjalanan, atas ijin donatur akhirnya penyembelihan dilakukan di pagi hari jam 07.30 WIB. sebelum ia tiba di lokasi pesantren.
Ketua panitia qurban menyampaikan bahwa kehadiran donatur dari luar daerah, bahkan mancanegara, memberikan energi positif bagi para santri. “Ini bukan sekadar ibadah qurban, tapi juga menjadi momentum edukasi bagi para santri tentang indahnya berbagi tanpa dibatasi oleh jarak geografis,” ujar salah satu perwakilan asatidz.
Doa Bersama dan Kedermawanan Donatur
Sesaat setelah salat Dzuhur berjamaah, rangkaian acara dilanjutkan dengan doa bersama dan khatmil Qur’an yang diikuti oleh seluruh warga pesantren. Suasana kebersamaan semakin terasa saat Bapak Arif dan keluarga menunjukkan kedermawanan yang luar biasa di penghujung acara.
Seluruh jamaah yang hadir, mulai dari santri, asatidz, hingga para relawan di dapur umum, mendapatkan perhatian khusus dari keluarga donatur. Bapak Arif membagikan sedekah berupa uang jajan kepada seluruh yang hadir tanpa terkecuali, termasuk kepada para juru masak yang sejak pagi telah berjibaku menyiapkan konsumsi acara.
Aksi sosial ini disambut dengan doa tulus dari warga pesantren. “Terima kasih Bapak Arif dan keluarga. Semoga amal ibadah qurban serta sedekah yang diberikan menjadi wasilah keberkahan, kemanfaatan, serta dimudahkan segala urusan dunia dan akhirat,” tutur salah satu perwakilan pesantren saat menutup rangkaian kegiatan.
Kegiatan ini menjadi potret nyata bagaimana semangat qurban mampu mempererat persaudaraan, menciptakan kebahagiaan, dan meninggalkan kesan mendalam bagi lingkungan pesantren di Mulyoharjo. Semoga semangat berbagi ini terus terpatri dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak.
Red. DM _AY BSM



