Berita Terkini

Perkuat Benteng Moral: Sinergi MAK Babus Salam dan Polsek Jepara Garap Proyek “Generasi Emas”

By mulyoharjobabussalam@gmail.com 4 Juni 2026

JEPARA – Langkah konkret diambil oleh MA Kejuruan (MAK) Babus Salam Mulyoharjo dalam memitigasi degradasi moral di kalangan remaja. Melalui program Guru Tamu, madrasah ini menggandeng Kepolisian Sektor (Polsek) Jepara untuk menanamkan kesadaran hukum sekaligus memperkokoh karakter santri.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini merupakan implementasi nyata dari nota kesepakatan (MoU) yang telah ditandatangani kedua belah pihak. Dengan mengusung tajuk “Membangun Generasi Emas yang Cerdas Hukum dan Berakhlakul Mulia”, program ini diharapkan menjadi katalisator lahirnya siswa yang tidak hanya kompeten secara teknis, tapi juga taat konstitusi.

Kehadiran Penuh Petinggi Polsek

Suasana edukasi terasa berbeda dengan kehadiran Kapolsek Jepara, AKP R. Aries Sulistiyono, yang turun langsung memimpin jajarannya. Tak tanggung-tanggung, ia memboyong tim lintas fungsi, mulai dari unit Reskrim, Intelpol, hingga Kanit Bhabinkamtibmas, Marsudi, untuk memberikan perspektif hukum yang komprehensif kepada para siswa.

Dalam orasinya, AKP R. Aries Sulistiyono menegaskan bahwa kepolisian memiliki tanggung jawab moral untuk masuk ke ruang-ruang kelas.

“Sinergi ini adalah upaya jemput bola untuk membentengi anak didik kita dari pengaruh penyimpangan sosial. Kami ingin mencetak siswa yang disiplin, paham rambu-rambu hukum, namun tetap mengedepankan etika atau akhlakul mulia,” tegas Kapolsek.

Inovasi “NGGONMU CRITO”: Ruang Aman untuk Siswa

Salah satu sorotan utama dalam kegiatan ini adalah paparan inspiratif dari Ibu Dian K. Sebagai pemateri, ia menggarisbawahi bahwa pendidikan di era digital memerlukan kolaborasi multisektoral. Madrasah dan orang tua tidak bisa lagi berjalan sendirian.

Dian juga memperkenalkan sebuah terobosan layanan psikologis bertajuk “NGGONMU CRITO”. Program ini dirancang sebagai:

  1. Wadah Konseling: Ruang aman bagi siswa untuk mencurahkan keresahan mereka.
  2. Edukasi Anti-Bullying: Peringatan keras bahwa perundungan, baik verbal maupun fisik, memiliki konsekuensi hukum pidana yang serius.
  3. Kesehatan Mental: Memberikan solusi bagi problematika remaja sebelum berujung pada tindakan menyimpang.

Komitmen Berkelanjutan

Kepala MAK Babus Salam Mulyoharjo, Ahmad Yusuf, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan institusi kepolisian. Menurutnya, kehadiran praktisi hukum di sekolah memberikan dampak psikologis yang positif bagi kedisiplinan siswa.

“Kami ingin lulusan MAK Babus Salam tidak hanya unggul di bidang kejuruan, tapi juga menjadi warga negara yang sadar hukum,” ujar Yusuf.

Agenda ini dipastikan bukan sekadar seremoni satu kali jalan. Pihak madrasah dan Polsek Jepara telah menyusun jadwal rutin bulanan dengan berbagai tema relevan yang disinkronkan dengan kurikulum pendidikan karakter. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa di Jepara, kolaborasi antara institusi pendidikan dan aparat penegak hukum kini semakin solid demi masa depan generasi muda.

Red: AY_BSM

One comment on “Perkuat Benteng Moral: Sinergi MAK Babus Salam dan Polsek Jepara Garap Proyek “Generasi Emas”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *